Guru, Apakah kami boleh membayar pajak kepada kaisar?
hidupmu kau habiskan untuk mengeluh,
dan harta yang selama ini kau kumpulkan adalah rasa khawatir.
kau tamak dan matamu buta.
berapa kali aku menggiringmu ke padang rumput yang hijau
dengan berbagai perumpamaan dan cerita bahwa mata air paling
jernih ialah hatimu.
berapa kali aku menahan diri untuk diam dengan tangan yang
terbuka agar kau datang padaku bukan hanya untuk menerimamu
namun juga untuk membasuh dosamu yang sudah tidak terlihat
karena air matamu telah menutupinya,
air mata yang mengalir dari lambungku yang ditikam.
semoga kau lekas tahu bahwa hatiku tersakiti bukan karena kesalahanmu
melainkan karena rinduku
untuk segera makan semeja denganmu
di tempat cahaya keluar dari
senyum para pelacur dan pemungut cukai yang pernah menyentuh jubahku
Magepanda 2014
